Tahukah kau?
Hati yang terlelap oleh kelam
Mengabutkan kenangan yang ternistakan
Apa kau dengar irama itu?
Lantunan nada yang begitu merdu
Namun sarat oleh kepedihan
Dalam dirinya…
Yang hanya mengenal malam semata
Terlunta dalam siang yang benderang
Mata itu kembali sayu
Tak seorangpun makhlukNya
Dapat mengalahkan kesepian
Dirinya juga…
Ah… meski kadang angin dingin menerpa
Dia bertahan dalam tegar
Pergilah…
Rajut kembali sayapnya yang t’lah patah
Bawa ia…
Keluar dari kegelapan
15
Apr
08
0 Responses to “Jiwa yang Senyap”
Leave a Reply