24
Mar
09

Angin

Hawa gersang menggelepar jalanan
Melambai menjerat siapa yang lewat
Hanya sebatas angin itu tersisa
meniupkan roh sasar ke segala arah

Kami hidup diantaranya
Ia hidup diantara kami
Tapi ia bebas…
Dan mengikat kami dalam belenggu bernama ‘nafas’

Kami ada karena ia ada
Andai ia hilang, kami lenyap bersamanya

Sehelainya kami hirup
Sedikit demi sedikit
Tanpa pernah habis

Angin memberi kami kehidupan
Juga memberi kami kematian
Kami datang dan pergi kapan saja
Tapi angin…
Selamanya ia selalu ada
Bebas dan selalu ada

by Aoko
Menunggu jam kuliah, Ruang D3. 203 FMIPA UNY
Senin, 23 Maret 2009


Create a free edublog to get your own comment avatar (and more!)

0 Responses to “Angin”


  1. No Comments

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image




Lovely Quote

Komentar Terakhir

 

Maret 2009
M S S R K J S
« Jan   Jun »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

cbox